Kenali Penyakit Anak Sekolah Yang Paling Umum Terjadi

Memasuki masa masuk sekolah merupakan masa yang yang menyenangkan bagi sebagian besar anak. Di sekolah, selain belajar, mereka juga dapat bertemu dengan teman sekelas dan bermain bersama. Kegiatan seperti ini yang biasanya lebih dirindukan anak sekolah daripada pelajaran. Mereka dapat mengeksplorasi keingintahuan mereka bersama dengan teman.

Bisa berkumpul dan belajar bersama dengan teman di dalam kelas memang menggembirakan. Pada dasarnya memang usia anak sekolah merupakan usia saat mereka masih aktif bergerak dan bermain secara berkelompok. Tetapi pada usia ini pula mereka lebih rentan terhadap penyakit, apalagi jika di dalam satu kelompok terdapat anak yang sakit, anak lainnya bisa dengan cepat ikut tertular.

Karena saat berada di sekolah anak lepas dari pengawasan orang tua, maka yang bisa dilakukan orang tua adalah melakukan pencegahan terhadap penyakit yang sering terjadi pada masa sekolah. Selain itu orang tua juga wajib mengetahui gejala penyakit tersebut ketika mulai menyerang anak.

anak sakit

Macam Penyakit Anak Sekolah

Demam berdarah dengue (DBD)

Penyakit pertama yang kerap menjangkiti anak usia sekolah adalah demam berdarah. Aktivitas mereka yang sangat padat dan kerap berpindah tempat, termasuk berada di lingkungan yang tidak sehat, membuat anak sangat mudah terpapar penyakit. Demam berdarah dengeu, jika tidak segera tertangani bisa sangat berbahaya.

DBD dapat dibagi menjadi 4 derajat yaitu. Pada dearajat I anak yang mengalami DBD belum menunjukkan gejala yang khas namun sudah ada tanda-tanda demam. Pada II merupakan pengembangan dari derajat I dan sudah disertai perdarahan spontan yang terjadi pada kulit dan bagian tubuh lain.

Pada derajat III, anak yang menderita DBD mengalami gagal sirkulasi dan mengakibatkan denyut nadi semakin cepat. Pada derajat IV anak sudah mengalami keadaan yang kritis karena akan terjadi syok berat dan denyut nadi menjadi tidak teraba. Segera periksakan ke dokter jika anak mulai mengalami demam yang naik turun serta mulai muncul bintik-bintik merah di kulit.

Cacar air

Penyakit ini merupakan penyakit yang paling umum dialami anak usia sekolah, terbanyak adalah usia lima hingga sembilan tahun, terutama di saat pancaroba, yaitu perpindahan musim. Di Indonesia tercatat bahwa penyakit cacar memasuki peringkat atas dalam penyakit yang terjadi sepanjang tahun. Penyakit ini juga sangat gampang penularannya.

Pencegahan campak dapat dilakukan dengan vaksinasi yang sudah disediakan gratis di sekolah, atau orang tua bisa melakukan vaksinasi secara mandiri dengan membawa ke puskesmas maupun ke rumah sakit terdekat. Biasanya dalam siklus hidup seseorang, mereka hanya mengalami satu kali cacar air. Namun, sekarang ini muncul yang dinamakan herpes zoster yang mirip sekali dengan cacar air yang bisa dialami lebih dari sekali.

Tipus atau tifoid

Anak yang mengalami tipus harus segera mendapatkan perawatan, jika tidak maka yang ditakutkan adalah mereka mengalami komplikasi yang cukup beragam dan membahayakan, antara lain peradangan hingga perlubangan usus serta gangguan otak. Anak yang sudah pernah terkena tipus, biasanya pencernaan mereka lebih rentan terhadap makanan.

Campak

Penyebaran penyakit campak sangat mudah, salah satunya adalah dengan kontak langsung dengan penderita campak. Penyakit campak disebarkan melalui virus yang terhidup dan masuk ke saluran napas. Jika tidak segera ditangani maka bisa terjadi komplikasi pada tubuh anak antara lain radang paru atau pneumonia, infeksi telinga dan yang paling parah adalah gangguan saraf.

Untuk pencegahannya, pastikan anak mendapatkan imunisasi yang lengkap terutama vaksin untuk campak.